Cabe Cabean Doyan Oral Sex

Cabe Cabean Doyan Oral Sex

Cabe cabean jaman sekarang mudah dicari, begitulah pengalaman Faqih. Dimulai dengan Faqih yang kali itu benar benar penat, kegiatannya dikampus sebagai mahasiswa semester akhir membuatnya tak pernah berfikir untuk menikmati hidup.

“Wan, gua pusing kuliah terus, pengen pergi liburan”, Kata Faqih pada temannya, Iwan.
“Salah loe sendiri, mikirin nilai terus”,
“Ya gimana lagi, udaahlah, eh ente ada ide buat liburan kemana gitu?”,
“Sekali kali kevilla lah qih”,
“Ngapain ke villa?”,
Daftar Agen Judi Poker Terbaik
“Ye gak tau, nikmatin pemandangan, nikmatin cewek, terserah loe”,
“Buset, mana ada cewek yang mau sama gue?”,
“Ya cari sono, pasti ada cabe cabe yang lagi cari setoran”,
“Ah parah loe Wan”. Faqih kemudian pergi meninggalkan Iwan, tapi pikirannya yang penat itu sudah buntu, ia mengambil hp androidnya, kini ia mencari apa memang ada cewek yang bisa diajak kevilla.
Saat menelusuri sebuah grup fb lokal, ia melihat ada post cewek yang ngaku cabe cabean.
“Hai, cowok cowok ganteng, yang mau main sama aku bisa contact langsung ya” Faqih mengulang kalimat yang ditulis cewek dipost itu.
Nama cewek itu Laras, Difoto profilnya terlihat cewek cantik, memakai tanktop putih dengan belahan dada yang dipertontonkan, juga ada tattoo dibahunya. Faqih tertarik kepada cewek cantik itu.

Lalu Faqih melihat profil cewek itu, dan menemukan pin BBnya, segera ia mencoba berinteraksi, tak lama contactnya sudah diterima oleh Laras.
Daftar Agen Judi Poker Terbaik
“Hai Laras, kenalin aku Faqih”,
“Hay Faqih, mau main sama aku?”,
“Mau kalau diajak ke villa ndak? Lagi pengen liburan”,
“Boleeh, Asal disiapin dong bayarannnya”,
“Itu mah gampang, nanti aku kasih kabar lagi ya”,
“Fix loh ya? Aku tunggu, lagi bokek nih, bisa diskon, hahahaha”,
“siip dah”. Faqih geleng geleng saja, tak pernah terfikir olehnya untuk melakukan hal ini, apa lagi cabe cabean itu tampaknya sudah sering main dengan orang lain.

Setelah menemukan villa yang tepat, juga waktu yang pas, Faqih langsung mengontak Laras. Lalu mereka janjian untuk ketemu didekat kampus Faqih. Sore itu Mereka kemudian bertemu,

“Faqih kan?”,
“Eh iya, Ini Laras ya? Persis kayak difoto profil di fb itu”. Faqih kini mendangi Laras, tampaknya cewek itu
masih muda, mungkin masih SMA atau sudah kuliah, tapi pasti sudah tidak sekolah lagi.
Ia pakai tanktop putih dan juga jeans mini.
“Kok bengong, ayuuuk, jadi kevilla kan?”,
“Eh… iya, Ayo naik mobilku”.
Setelah Laras masuk kemobil, Faqih segera menjalankan mobilnya menuju villa pesanannya.
“Kak Faqiihhh, Kita berdua aja nich?”,
“Iya nih”,
“Hehehehe, asyik dong, kak Faqih udah Pernah ngeseks belum?”,
“waduh, belum pernah sih”,
“Yee, nanti keperjakaan kak Faqih aku ambil yaa, udah gak sabar”,
“Hehehe” Faqih agak ragu, ia berfikir kelakuannya ini benar atau tidak.
Tapi ia sangat tertarik dengan Laras, tubuhnya terlihat mulus sekali.
Baca cerita sex lainya di www.orisex.com
Ditengah perjalanan, Laras yang duduk disebelah Faqih itu mendekat, dan membuka celana Faqih.
“Eh, ngapain neng? Aku lagi nyetir nih”,
“Udah nyetir aja kak, Aku mau main sambil nunggu sampe villa”. Tangan Laras kini memegang Penis Faqih yang sudah berdiri itu, ia kocok pelan sambil tersenyum memandangi Faqih.
Daftar Judi Casino Online
Untung saja jalanan itu tidak berkelok kelok, Faqih masih bisa berusaha fokus, meski ia merasakan nikmat luar biasa karena kontolnya dikocok perlahan oleh tangan Laras.

“Enak kan kak? Pasti belum ada cewek yang pernah megang terongnya kak Faqih”,
“mmm, i…iya…uuuh”. Laras ini memang cabe cabean top, ia memang Ahli dan sering menikmati penis laki laki.
Beberapa menit penis Faqih dikocok, Faqih ternyata sudah klimaks.
“Aduh neng, pejuh ku mau..” belum selesai bicara, penis Faqih langsung ditelan oleh Laras, lalu crooot,slruuup, Sperma Faqih didalam mulut Laras itu kini ditelan habis.

“Iiih, baru dikocok udah keluar aja kak, payah” Wajah nakal Laras itu membuat Faqih tersenyum.
Faqih memakai celananya lagi, dan tak lama mereka pasti sudah tiba divilla.
Sesampainya divilla, Faqih segera memarkirkan mobilnya digarasi. Kemudian Mereka berdua keluar dari mobil dan menuju villa yang cukup bagus itu,
Daftar Agen Judi Poker Terbaik
“uaaah, bagus villa ya kak, ayo kita muter muter dulu” Tangan Faqih langsung ditarik Laras untuk diajak mengitari villa yang tamannya cukup luas itu, Laras mungkin merasa senang karena clientnya ini pasti orang kaya.

“Kaak, fotoin aku disini ,bagus nih backgroundnya”,
“iya, sini hp kamu mana” Lalu Laras yang berpose cantik itu difoto oleh Faqih, ia melihat Belahan buah dada Laras terlihat begitu indah.
“bagus hasilnya kak, hehe” Laras memeluk Faqih, Faqih sontak terkejut, begitu juga penisnya ikut terkejut dan berdiri lagi. “Udah ngaceng lagi kak? Udah mau nikmatin memek aku yah? Yuk masuk kedalem deh” Mereka kemudian masuk kevilla, menuju kamar.
Faqih ditarik oleh Laras, ia kini disuruh duduk diatas kasur,
Daftar Judi Online Terpercaya
“Duduk situ ya kak, Aku mau buka semua pakaianku, dinikmatin yaach”,
“i..iya neng” Lalu Laras mulai beraksi, ia buka perlahan tanktopnya sambil menggigit bibirnya, lalu mendekati Faqih,
“kak bukain kutang aku dong” Faqih yang melongo itu sekarang berhadapan dengan buah dada montok Laras, tangannya sedikit bergetar, tapi perlahan ia memeluk Laras, meraih punggungnya dan membuka bh yang tidak cukup menopang buah dada Indah Laras.
Bwung, Buah dada yang terlepas dari sangkarnya itu sekarang melompat kedada Faqih,

“mmm, kak Faqih, buah dada aku besar ndak?”,
“wow, buah dada kamu…super montok”,
“hehehe, mau megang gak?”,
“mm..mm..mau dong” Lalu segera tangan Faqih kini menempel kegundukan besar Laras, mulailah ia remas, serta tangannya mengelus seluruh bagian indah Laras itu.
“mmm….terus kak…uuuuf…. Puting aku dikenyot juga dooong” Lalu Faqih mendekatkan kepalanya, dan segera mulutnya sudah bertemu dengan puting berwarna pink milik Laras. Ia gigit kecil, ia tarik tarik dan ia jilati tetek indah Laras,
”mmmm….aauuuh….nakal ih kak Faqih….dikira permen ya?hehe?” Beberapa menit itu Faqih menikmati buah dada montok Laras, ia juga menjilat dan meremas melon kenyal itu layaknya makanan favoritnya.
“mmmf… kak… bukain jeans ku… juga ya” Laras kemudian merebahkan tubuhnya dikasur, Faqih naik perlahan, lalu membuka jeans Laras perlahan.

Faqih melotot melihat selangkangan Laras, juga bulu bulu tipis diatas memeknya,
“kak? Kayak lihat uang jatuh aja sampe melotot gitu, hihi, sepong dong meki ku… udah gatel, mmmm”. Faqih kemudian mengangkat kaki Laras kebahunya, kepalanya menuju lubang senggama indah itu.
Faqih kemudian menempelkan mulutnya ke bibir vagina Laras, Lidah Faqih kni mulai mejilati dinding Vagina Laras,
“eiiih,mmmm… geli kak….lagi lagi…uuuuff…sedot juga kak…aaahn” Beberapa menit Faqih mengorek ngorek lubang senggama itu, lalu Air deras mengalir menuju mulutnya, ia meminumnya karena kehausan.
Daftar Judi Casino Online
“Aaaahn,mmm…sudah gak haus kak? Sekarang aku yang haus, buka semua pakaian kak Faqih, cepet” Kini Laras yang tadi tiduran saja sudah melompat kearah Faqih, si cabe cabean binal itu langsung membuka celana Faqih dan melahap penis yang sudah tegak itu.
“mmm…sedaapp…tahan ya kak…Laras kalo ketemu penis udah gak bisa distop lagi…uummm” Segera Penis Faqih dikulum dengan cepat, lidah Laras juga berputar putar membuat Faqih geleng geleng.
Faqih yang baru selesai membuka baju, tiba tiba dijatuhkan kekasur
“kak Faqiiiihhh? Siaap? Rasain nih, meki Laras sicewek binal, yuhuuu” Laras melompat keatas Faqih, Lalu penis Faqih ditenggelamkan kedalam vaginanya itu, lalu sleeeb,

“aaaahn, yeaaah, aku dapat brondong, mmmm” Laras langsung melompat lompat diatas Faqih, Penis Faqih yang berdiri it uterus menyodok lubang vagina Laras, Desahan keras itu membuat Faqih sangat puas.
Faqih sekarang memegang paha Laras yang bertato itu,
“uuuh, kak Faqiihh, enak banget nih… uuuuhf” beberapa menit itu Laras main kuda kudaan, lalu ia mencium bibir Faqih, kini mereka berdua sedang bertukar air cinta dipertemuan dua bibir itu.
“mmm…enak gak kak?hmm?”,
“Sedap sekali neng, kamu memang terbaik”,
“Sekarang kak Faqih yang nyodok lubang ku ya, Laras mau cipok terus mulut kak Faqih, hehe”,
“Siaap” Segera Kini penis Faqih yang bergerak maju mundur mengoyak Vagina Laras, Buah dada Laras itu terjepi diantara 2 insan muda, Sungguh Faqih sangat gembira karena kenikmatan persetubuhan itu.

“aaaah….mmm….kurang kencang kak….aaahn…aku mau lebih keras…auuuuh” Mendengar desahan Laras, Faqih
kalab, ia semakin cepat menghajar dinding vagina Laras, suara gesekannya itu mengalahkan desahan Laras.
“mmmm…kak…ganti posisi dong… uuuuf”. Segera Faqih mengangkat tubuh Laras yang mempesona itu, lalu dihadapkan kedepan,
Sekarang ia kembali menggergaji lubang surgawi Laras dengan penisnya.
“aaaah…eih eih…kak…posisi… doggy style ini….uuuf…favorit Laras loh….yeees…mmmm”, “Sekarang jadi posisi favorit kak Faqih juga”,
“uuuf….seneng banget Laras….uuuff…lebih keras kak….aaauuuh”
Beberapa menit itu Faqih bergerak cepat menghantam lubang Vagina Laras, pantat yang bergoyang itu diremas tangan Faqih.
“Laras, kak Faqih udah gak kuat…mmm”,
“Sini kak, Laras mau minum habis pejuh kakak” Segera Faqih mencabut penisnya, lalu menghadapkan penisnya keatas mulut Laras yang sedang meremas buah dadanya sendiri itu. Crooot croooot crooot, Sperma Faqih muncrat dimulut Laras lagi, ditelan habis lagi oleh Laras, seperti minuman kesukaannya.

“mmm…lezat dan bergizi deh pejuh kak Faqih… aku mau lagi… lagi yach… lagi lagi lagi” Tampang manja Laras membuat Penis Faqih berdiri lagi,

Beberapa jam itu Faqih terus menyetubuhi Laras, Ia sekarang menikmati surge dunia.
Esoknya setelah puas menyetubuhi cabe cabean binal itu,
Faqih membawa Laras pulang.
“Laras, ini buat kamu”, Faqih memberi Laras amplop berisi uang sebagai komisi untuknya,
“Makasyih kak Faqiiiihhh, Laras senang sekali… yeey… hihi”,
“Makasih ya Laras, kamu telah memberikan kenikmatan luar biasa untukku”,

“ih lebay kak, Laras kasih bonus deh, aku mau pejuh kak Faqih lagi, yaay” Lagi lagi penis Faqih itu disedot dengan nikmat oleh Laras didalam mobil, dasar cabe cabean suka pejuh segar.
Lusa itu saat kuliah Faqih bertemu Iwan,
Daftar Agen Judi Poker Terbaik
“Hai qih, loe kok cengar cengir muluk”,
“Iya lah Wan, gue habis nikmatin surga dunia”,
“gile, ente habis ngewe siapa”,
“Habis nikmatin meki cewek cabe cabean, mana hebat lagi dia suka ngemut kontol dan minum pejuh, hahaha”,
“Gila ternyata ente beneran jadi nyepong cewek, sial, ntar ajakin gue kalau mau beraksi lagi”,
“Entar ente yang bayar ye, ane perantara aja”,
“gampang, siiip deh”. Beberapa minggu kemudian,

Faqih dan Iwan kembali ke villa itu, bersama Laras tentunya. Kini Laras sangat gembira bisa menikmati dua penis mahasiswa, dan juga meminum pejuh segar kesukaannya itu.